Matematika Kelas X

KKM Matematika untuk SMK . .

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL

NAMA SEKOLAH                     : SMK SANTANA 1

MATA PELAJARAN               : MATEMATIKA

KELAS                                          : X

TAHUN PELAJARAN             : 2010/2011

No

Kompetensi Dasar

Indikator

Kriteria Ketuntasan Minimal

Nilai KKM

Kriteria Penetapan Ketuntasan

Komplesitas

Daya Pendukung

Intake Siswa

  1.1 Menerapkan operasi pada bilangan riil
  • § Dua atau lebih bilangan bulat dioperasikan (dijumlah, dikurang, dikali, dibagi) sesuai dengan prosedur
  • § Dua atau lebih bilangan pecahan, dioperasikan (dijumlah, dikurang, dikali, dibagi) sesuai dengan prosedur
  • § Bilangan pecahan dikonversi ke bentuk persen, atau pecahan desimal, sesuai prosedur

Konsep perbandingan (senilai dan berbalik nilai), skala, dan persen digunakan dalam pe-nyelesaian masalah program keahlian

63

62

63

62

  1.2 Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat
  • § Bilangan berpangkat dioperasikan sesuai dengan sifat-sifatnya.
  • § Bilangan berpangkat disederhanakan atau ditentukan nilainya dengan menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkat

Konsep bilangan berpangkat diterapkan dalam penyelesaian masalah.

63

63

60

62

  1.3 Menerapkan operasi pada bilangan irasional
  • § Bilangan bentuk akar dioperasikan sesuai dengan sifat-sifatnya.
  • § Bilangan bentuk akar disederhanakan atau ditentukan nilainya dengan menggunakan sifat-sifat bentuk akar

Konsep bilangan irasional diterapkan dalam penyelesaian masalah.

60

60

60

60

  1.4 Menerapkan konsep logaritma
  • § Operasi logaritma diselesaikan sesuai dengan sifat-sifatnya.
  • § Soal-soal logaritma diselesaikan dengan menggunakan tabel dan tanpa tabel

Permasalahan program keahlian diselesaikan dengan menggunakan logaritma

59

59

59

59

  2.1 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier
  • § Persamaan linier ditentukan penyelesaiannya

Pertidaksamaan linier ditentukan penyelesaiannya

60

60

60

60

  2.2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
  • § Persamaan kuadrat ditentukan penyelesaiannya
  • § Pertidaksamaan kuadrat ditentukan penyelesaiannya

 

57

60

60

59

  2.3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
  • § Persamaan kuadrat disusun berdasarkan akar-akar yang diketahui
  • § Persamaan kuadrat baru disusun berdasarkan  akar-akar persamaan kuadrat lain
  • § Persamaan dan pertidaksamaan kuadrat diterapkan dalam menyelesaikan masalah program keahlian

 

60

60

60

60

  2.4 Menyelesaikan sistem persamaan
  • § Sistem persamaan linier dua dan tiga variabel dapat ditentukan penyelesaiannya
  • § Sistem persamaan dengan dua variabel, satu linier dan satu kuadrat dapat ditentukan penyelesaiannya

 

61

57

59

59

  3.1 Mendeskripsikan macam-macam matriks
  • § Matriks ditentukan unsur dan notasinya

Matriks dibedakan menurut jenis dan relasinya

63

63

60

62

  3.2 Menyelesaikan operasi matriks
  • § Dua matriks atau lebih ditentukan hasil penjumlahan atau pengurangannya
  • § Dua matriks atau lebih ditentukan hasil kalinya

 

60

60

60

60

  3.3 Menentukan determinan dan invers
  • § Matriks ditentukan determinannya
  • § Matriks ditentukan inversnya

 

58

58

58

58

  4.1 Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier
  • § Pertidaksamaan linier ditentukan daerah penyelesaiannya

Sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel ditentukan daerah penyelesaiannya

60

60

60

60

  4.2Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal)

 

  • § Soal cerita (kalimat verbal) diterjemahkan ke kalimat matematika
  • § Kalimat matematika ditentukan daerah penyelesaiannya

 

56

60

58

58

  4.3 Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier.
  • § Fungsi obyektif ditentukan dari soal

Nilai optimum ditentukan berdasar fungsi obyektif

60

56

58

58

  4.4 Menerapkan garis selidik
  • § Garis selidik digambarkan dari fungsi obyektif
  • § Nilai optimum  ditentukan menggunakan garis selidik

 

58

56

60

58

  5.1 Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka)
  • § Pernyataan dan bukan pernyataan dibedakan

Suatu pernyataan ditentukan nilai kebenarannya

63

62

64

63

  5.2 Mendeskripsikan  ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi dan ingkarannya
  • § Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi dibedakan
  • § Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi, ditentukan  nilai kebenarannya
  • § Ingkaran dari konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi ditentukan nilai kebenarannya

 

60

62

61

61

  5.3 Mendeskripsikan Invers, Konvers dan Kontraposisi
  • § Invers, Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi
  • § Invers, Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi dan ditentukan nilai kebenarannya

 

62

62

62

62

  5.4 Menerapkan modus panens, modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan
  • § Modus ponens, modus tollens dan silogisme dijelaskan pebedaannya
  • § Modus ponens, modus tollens dan silogisme digunakan untuk menarik kesimpulan
  • § Penarikan kesimpulan ditentukan kesahihannya

 

58

58

58

58

Mengetahui,

Kepala Sekolah,


Guru Mata Pelajaran,


 

Mangga Bilih Bade Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.